Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Amalan di bulan dzulhijjah merupakan amalan yang paling dicintai Allah, melebihan amalan di bulan Ramadhan, bahkan melebihi amalan pahala Jihad,

“Tidak ada hari dimana suatu amal salih lebih dicintai Allah melebihi amal salih yang dilakukan di sepuluh hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah).” 

Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, termasuk lebih utama dari jihad fi sabilillah? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Termasuk lebih utama dibanding jihad fi sabilillah. Kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya (ke medan jihad), dan tidak ada satupun yang kembali (mati dan hartanya diambil musuh, pen.).” 

(HR. Ahmad 1968, Bukhari 969, dan Turmudzi 757).


“Imam Ahmad, rahimahullah, meriwayatkan dari Umar Radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid”


Beberapa amal soleh yang dianjurkan untuk dikerjakan selama 10 hari pertama Dzulhijjah, diantaranya:

Pertama, memperbanyak puasa sunah selama 9 hari pertama.
Kedua, memperbanyak takbiran dan dzikir.
Ketiga, memperbanyak melakukan amal soleh apapun bentuknya.