Kisah 2 Masjid di Aceh yang Tak Hancur Diterjang Tsunami

Banda Aceh - Tsunami dahsyat menghancurkan Aceh 9 tahun silam. Namun ada 2 masjid yang masih kokoh berdiri meski tsunami menerjang yaitu Masjid Raya Baiturrahman dan Masjid Rahmatullah. Wisatawan pun mengenang tsunami di tempat ini.

Bencana tsunami kini menjadi wisata kelam di Aceh dimana wisatawan mengenang bencana paling memilukan itu. Selain pergi ke Museum Tsunami Aceh, wisatawan bisa mendatangi dua masjid dengan kisah yang menakjubkan.

Masjid Raya Baiturrahman adalah masjid kebanggaan warga Aceh. Masjid ini terletak di pusat Kota Banda Aceh. Masjid ini didominasi warna putih dengan tujuh kubah yang besar. Luasnya sendiri mencapai 4 hektar dan mampu menampung 10 ribu jemaah.

Pemandangan arsitektur yang megah, menjadi hal pertama yang Anda lihat saat berkunjung ke Masjid Raya Baiturrahman. Masjid ini sering disebut sebagai ikonnya Serambi Makkah. Siapa sangka masjid ini menjadi saksi bisu bencana tsunami yang terjadi di Aceh, akhir 2004.

Di masjid inilah, puluhan ribu orang mengungsi dan selamat dari musibah. Bangunan masjidnya pun tak hancur dihempas gelombang tsunami. Tsunami tertahan dengan banyak bangunan di sekitar Masjid Raya Baiturrahman.

Masjid ini pun dikenang sebagai tempat pengungsian. Tanpa keberadaan Masjid Raya Baiturrahman, tidak terbayang bagaimana para korban bencana harus mengungsi kemana di Banda Aceh.

Selain Masjid Raya Baiturrahman, ada juga Masjid Rahmatullah di Pantai Lampuuk, yang menjadi saksi bisu ketika gelombang tsunami menerjang kawasan Aceh besar. Masjid ini menjadi satu-satunya bangunan yang masih berdiri kokoh ketika yang lain sudah roboh dibawa gelombang.

Anda mungkin masih ingat sebuah foto pasca tsunami yang membuat heboh sampai ke luar negeri. Itu adalah foto udara tentang kondisi Aceh Besar yang luluh lantak, kecuali hanya sebuah masjid saja. Itulah Masjid Rahmatullah.

Sungguh ajaib memang! Tapi itulah kebesaran Tuhan. Memang, hal ini sulit jika dibayangkan dengan logika. Tapi jika sudah kuasa Tuhan, apapun yang tidak mungkin bisa saja terjadi.

Masjid Rahmatullah ini bisa ditempuh dengan perjalanan sekitar 15 sampai 20 menit saja melalui jalur darat ke Arah jalur Barat, Selatan Aceh. Tepatnya di daerah Lampuuk kawasan wisata Loknga, Aceh Besar.

Di salah satu sudut masjid ini, kita bisa melihat beberapa foto yang dipajang sebagai kenangan akan bencana ssunami dan ada juga beberapa tiang bangunan yang patah diterjang tsunami sengaja dibiarkan sebagai bukti betapa dahsyatnya bencana tsunami saat itu.

Kedua masjid ini menjadi saksi bisu betapa dahsyatnya bencana Tsunami yang melanda Aceh sembilan tahun silam. Selain itu kedua masjid ini juga menjadi bukti betapa agungnya kuasa Tuhan. Para traveler yang ingin sekedar mengenang peristiwa itu bisa mengunjungi kedua masjid tersebut.

sumber : detik.com